CLICK CLICK

March 29, 2014

Bunga Bakung

Good morning, guys :D Finally, I had enough rest for myself and I think I am fully-charged already :D Hewhew.. Anyway, today I'm going to start off with something very santai.. As the title says, 'Bunga Bakung' (lily). I'm just going to share something I got from FB yeaahh :)
**********
Google's
Seorang anak sambil menangis kembali ke rumah. Ia menangis semakin keras ketika bertemu ibunya. Ia merasa segala usahanya tidak dihiraukan baik oleh guru maupun teman-teman kelasnya. Ia telah berusaha, namun seakan-akan usahanya tidak layak dihargai. Ia menjadi benci dengan teman-temannya. Ia jengkel dengan gurunya.

Setelah mendengar keluhan anaknya, sang ibu bertanya: 'Pernahkah kamu memperhatikan bunga bakung milik tetangga di lorong jalan ke rumah kita?'. Anak itu menggelengkan kepala.

'Bakung itu berkembang setiap pagi, dan di akhir hari bunga bakung tersebut akan layu dan mati. Namun sebelum mati, ia telah memberikan yang terbaik, ia telah memancarkan keindahannya.' Anak itu berhenti menangis dan mendengarkan dengan penuh hati.

'Setiap hari ia memberikan keindahan yang sama. Setiap hari ia memberikan keharuman yang sama walau kadang tak dihiraukan orang. Keindahannya tak pernah berkurang meski kamu tak pernah memperhatikannya. Ia tidak pernah bersedih bila tak diperhatikan orang, karena ia tahu bahwa dalam hidupnya ia cuma punya satu misi yakni memberikan keindahan. Anak itu pun memahami maksud ibunya.

***

Sahabat... mungkin tidak mudah untuk menunjukkan "keindahan" kita dikala sesuatu yang berada di sekitar kita adalah sebaliknya. Namun, bukankah Tuhan itu maha pengasih sehingga kasih-Nya masih dapat terpancar di dunia ini walau kini penuh dengan kesesakan, keputus-asaan, kerosakan?

Dan Tuhan pun mencipta manusia dengan segala keistimewaan sifat. Ia adalah sesuatu yang sia-sia jika selama hidup kita tak pernah memberikan "keindahan" layaknya bunga bakung itu.

Sahabat, tetaplah "INDAH" walau dunia tak lagi ramah!

Sahabat, tetaplah "BERMANFAAT" bagi siapapun, karena dengan siapa lagi kita hidup di dunia?

Sahabat, tetaplah tersenyum :)

Love and peace,
Vanessa

8 comments:

  1. Buat biar ikhlas tnpa mengharap balasan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perbuatan mulia lahir dari hati yg ikhlas ^_^

      Delete
  2. mendalam maksudnya itu,
    jangan sibuk puaskan hati orang lain,
    biar diri sendiri berpuas hati:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang mendalam :) Biar berpuas hati sekalipun, biarlah perkara itu indah seindahnya ^_^

      Delete
  3. bunga bakong yang indah...
    Mendalam maksud entri ya dik..

    ReplyDelete
  4. Ayuh ! jadilah seperti bunga bakung !
    tak jemu beri KEINDAHAN :)

    ReplyDelete
  5. tersentu jugak bacanya:')
    kadang2 kita ni nak orang pandang je ap yg kita buat kan..yg paling penting tuhan tu tahu^_^ ^_^

    ReplyDelete